Review Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan | zevinkaput
OHALLO GOOD
PEOPLE!!!
Apa kabar teman
online kuuu.
Di
edisi postingan kali ini #putbookreview mau ngebahas buku lagi nih! Yang
berjudul Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan . Simak dulu identitas
buku nya ya!
Judul
: Aku lupa bahwa aku perempuan
Pengarang : Ihsan abdul quddus
Editor
: Julie Indahrini
Genre
: Novel
Cetakan : 01
Maret 2012
Tebal : 228 Halaman
ISBN : 978 602 9193 16 9
Review
Dalam buku ini menceritakan
tentang seorang wanita bernama Suad yang sangat ter-obsesi dan sangat berambisi
oleh karir dan popularitas. Pertamakali Suad menjalani aksi dengan menggerakan
ribuan mahasiswa dalam gerakan revolusi Mesir. Dan semenjak itu ia merupakan
perempuan yang menjadi pertimbangan karna bisa memulai dan menggerakan ribuan
orang.
Semenjak itu Suad jadi banyak
terlibat dalam aksi politik saat ia menjadi mahasiswa, dan dia sangat menomor
satukan pendidikannya sehingga selalu berprestasi. Dan saat lulus menjadi
mahasiswa seorang pria bernama Abdul Hamid meminang Suad menjadi istrinya.
Menurutnya cinta adalah waktu
luang, begitu prinsip Suad tentang kisah cinta dihidupnya. Cinta dilakukan di
waktu yang sudah ditentukan, ada hari untuk karir dan ada hari untuk menjalani
cinta. Dan dalam hubungan pernikahannya dengan Abdul Hamid ini mereka sepakat
untukmenghabiskan waktu bersama dan menjalani cinta hanya pada hari senin da
kamis, dan sepakat diluar itu tidak saling mengganggu, apalagi mengganggu
pekerjaan.
Karena kepribadian yang bertolak
belakang pernikahan Suad dan Abdul Hamid ini berjalan tidak lancar, dan
pernikahan itupun kandas. Karena mereka sudah mempunyai anak perempuan bernama
Hafizah, Hafizah diurus oleh ibunya Suad, dan yang lebih tidak masuk akal
adalah saat suad tidak suka Hafizah memanggilnya ibu atau mama, dia hanya ingin
dipanggil Suad, menurutnya panggilan hanya sekedar panggilan.
Lalu setelah beberapa tahun
kemudian Suad bertemu dengan seorang pria bernama Adil, Adil ini bisa lebih
mengerti tentang karir Suad, Adil mensuport Suad memasuki DPR dan dia selalu
mendukung Suad dalam hal perpolitikan, sebenarnya mereka saling menyukai tapi
suad bersikukuh tidak mau terlalu memasuki urusan percintaan, tidak lama setelah
itu Adil dimasukan kepenjara dengan tuduhan dia menyebarkan gerakan komunis.
Dan setelah itu, ia berfikir apa
jadinya jika semua orang tau bahwa dirinya seorang janda mengingat bahwa
dirinya seorang public figure, seorang DPR dan ketua Asosiasi Wanita Karier
(AWK). Suad berpikir predikat janda menunjukan bahwa dia tidak bisa menjaga
kerharmonisan rumah tangganya, dan ia takut itu semua akan menghancurkan karir
politiknya.
Yang dapat kita petik dari
cerita ini adalah apa saja pemikiran Suad yang sangat berbeda tentang perempuan
di lingkungannya. Ia mempunyai teori tentang cinta adalah waktu luang.
Menurutku teori itu sangat menarik sekali. Dan yang saya mau tanyakan tentang
isi cerita ini adalah mengapa pengarang seolah berpendapat sebenarnya Suad
hanya memenuhi ambisinya saja dalam hal karir sehingga lupa tentang
keinginannya sebagai seorang perempuan. Perempuan yang mana lagi? Menurut saya
apa yang menjadi keputusan Suad menunjukan bahwa dirinya berhak dan bebas untuk
memilih jalan kehidupannya itu sudah tepat.
Buku yang sangat menarik bagiku,
karena bacanya sungguh tercengang, selesai baca ini dalam sekali duduk dan
kalian yang belum baca ini, harusss banget baca yaa!
Mungkin begitu saja
review buku edisi dari Aku Lupa BahwaAku Perempuan Ini. Untuk kalian
yang sudah baca bukunya, mari tuliskan di kolom komentar pendapat kalian tentang
buku ini ya!
Kalau kalian ada
request terhadap buku apa selanjutnya yang akan aku review tulis saja di kolom
komentar, atau ke email pribadiku, jangan lupa ikuti instagramku ya di
@putrizevn.
Sampai berjumpa
dipostingan ku selanjutnya, Peace and luh y! Bye! <3

Komentar
Posting Komentar